jump to navigation

Riset Media Juni 15, 2009

Posted by herusk in tugas- tugas.
trackback

Keluhan Membuat Terperkara “Kasus Prita Mulyasari”

Dengan banyaknya media belakangan ini kita semakin sering mendengar atau membaca adanya keluhan terhadapa layanan medis, keluhan ini bisa menyangkut tentang prosedur maupun kualitas dari pelayanan suatu rumah sakit. keluhanan-keluhan ini biasanya ditunjukan kepada dokter maupun pada institusi rumah sakit. Keluhan-keluhan ini bisa berasal dari pasien, keluarga pasien ataupun dari masyarakat.

Sikap pelayanan dokter dan manajemen rumah sakit sangat mempengaruhi citra atau kualitas pelayanan kepada pasiennya. Dengan adanya koordinasi pelayanan yang baik, dari manajemen sampai dengan pelayanan dokter , klinik maupun institusi lainya akan memberikan cerminan pelayanan yang berkualitas kepada pasien atau masyarakat.
Kualitas Pelayanan yang diberikan kepada pasien ini tentu saja akan berpengaruh dengan semakin banyaknya kunjungan pasien untuk berobat ke suatu rumah sakit yang mereka anggap memberikan pelayanan yang terbaik. Loyalitas ini akan sangat terpengaruh apabila ada suatu masalah pelayanan di suatu rumah sakit.
Prita Mulyasari merupakan salah satu pasien di RS Omni Internasional di tangerang, yang saat ini menjadi bahan berita media masa karena bermula dari email Prita yang menceritakan ketidak puasanya melaluli email mengenai dilanggarnya hak sebagai konsumen jasa medis atas pelayanan medis RS Omni Internasional. kasus ini mencuat dari email prita ke beberapa sahabatnya melalui email, yang kemudian menyebar keberbagai media internet seperti blog, facebook,maupun website. Hal ini yang membuat pihak RS.Omni merasa dipermalukan, dirusak nama baiknya apalagi rumah sakit ini tergolong baru yang memerlukan pencitraan yang baik demi kelangsunganya apalagi dengan sebutan rumah sakit Internasional maka membangun citra yang baik adalah sangat diperlukan.
Disini media mulai melakukan keterpengaruhan kepada pesan atau email yang disampaikan Prita Mulyasari apalagi dengan adanya proses hukum kepadanya memberikan media untuk meblow up pemberitaan menjadi luarbiasa.
Ditinjau dari Proses keterpengaruhan Jangka panjang oleh media kasus prita ini memberikan beberapa efek baik kepada pribadi Prita Mulyasari maupun kepada masyarakat, aparat bahkan kepada RS Omni Internasional.

Proses keterpengaruhan Jangka panjang oleh media :
Source/Sumber : sumber berita ini diolah oleh konten yang masih secara umum dan
biasa.
Content : Pesan yang disampaikan masih sistematis dan terstruktur, pesan
disini masih sesuai keinginan atau stabil.
First effect : pesan yang yang disampaikan menciptakan nilai-nilai ,opini dan
budaya di masyarakat
Second effect : sampai tataran effect ini pesan media memberikan
keterpengaruhan pada masa untuk menyeleksi dan merespon
apa yang kan dilakukan.
Third Effect : tataran ini proses keterpengaruhan jangka panjang oleh media
menciptakan kontrol sosial , hal yang dianggap baik bisa menjadi
buruk atau salah atau sebaliknya hal yang salah melalui
media menjadi benar.
(Sumber:Mcquail)

Proses keterpengaruhan Jangka panjang oleh media:
Source/Sumber :
Bermula dari email Prita yang menceritakan ketidak puasanya melaluli email mengenai dilanggarnya hak sebagai konsumen jasa medis atas pelayanan medis RS Omni Internasional.Yang ditinjau dari UU No.8 Tahun 1999 tentang perlindungan Konsumen merupakan Hak dari Konsumen yang tidak puas atas pelayanan medis dari RS Omni Internasional untuk melakukan public complain terhadap kegagalan lembaga penyedia layanan medis dalam melaksanakan fungsinya.
Content :
Pesan yang disampaikan Prita ini hanya sebatas keluhan akan ketidak puasan pelayanan medisRS Omni Internasional kepada sahabat-sahabatnya dengan tidak berharap akan menjadi kasus seperti ini.
First effect :
Dalam kasus Prita Mulyasari ini bermula dari email Prita yang menceritakan ketidak puasanya melaluli email mengenai dilanggarnya hak sebagai konsumen jasa medis atas pelayanan medis RS Omni Internasional. kasus ini mencuat karena email prita yang disampaikan ke beberapasahabatnya melalui email, yang kemudian menyebar keberbagai media internet seperti blog, facebook,maupun website. Hal ini yang membuat pihak RS.Omni merasa dipermalukan, dirusak nama baiknya apalagi rumah sakit ini tergolong baru yang memerlukan pencitraan yang baik demi kelangsunganya apalagi dengan sebutan rumah sakit Internasioanal maka membangun citra yang baik adalah sangat diperlukan.
Adanya keluhan ini yang tersebar kemedia internet maupun media lainya telah memberikan atau menciptakan nilai atau opini media terhadap keluhan yang Prita sampaikan atas ketidak puasanya pelayanan di RS Omni Internasionalmasyarakat menjadi tau dan memberikan nilai serta opininya baik lewat media internet maupun media lainya.
Second effect :
Disini berita yang di bawa media menjadi terseleksi hal ini terbukti dari respon RS Omni Internasional yang merasa bahwa apa yang disampaikan Prita Mulyasari itu merupakanbentuk pencemarana nama baik membuat pihak RS Omni merasa dipermalukan, dirusak nama baiknya apalagi rumah sakit ini tergolong baru yang memerlukan pencitraan yang baik demi kelangsunganya apalagi dengan sebutan rumah sakit Internasioanal maka membangun citra yang baik adalah sangat diperlukan.
Yang berakibat tuntutan ke ranah hukum yaitu tentang pencemaran nama baik yang terdapat dalam KUHP. Namun ,Kejaksaan Negeri Tangerang menambahkan Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat(1) UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE dalam berkas penyidikan berimplikasi dilakukan penahanan di Rutan Tangerang atas dugaan melanggar ketentuan UU ITE tersebut.
Third effect :
Dengan adanya penuntutan hukum dukungan media semakin besar kepada Prita Mulyasari sehingga mengakibatkan ledakan moral yang luar biasa dari warga masyarakat. Bahkan para calon presiden dan wakil presiden memberikan perhatian atau angkat bicara pada kasus ini. Bahkan Kejaksaan Agung melakukan pemeriksaan Kepala Kejaksaan Tinggi Banten pada kasus penganan Prita ini. Hal yang utama media telah membuat citra sebagai ibu rumah tangga yang terperkara karena keluhan yang harusnya dapat segera terselesaikan apabila komunikasi pasien dan Institusi RS dapat terjalin dengan baik. Permasalahan ini akan segera terselesaikan jika keluhan itu segera ditangani dan diambil jalan pemecahanya.Jadi disini keterpengaruhan effect media telah menciptakan kontrak sosial di media. Media berperan besar dalam kasus Prita Mulyasari, karena media dapat memberikan tekanan keberbagai pihak untuk mau ikut mengapresiasi dan memberikan dukungan tanpa melihat apakah yang disampaikan dalam keluhan ada hal-hal yang merugikan pihak lain.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: